Panggilannya, Baba.
Ia adalah sosok penyayang yang senang memastikan manusia-manusia tersayangnya baik-baik saja, sudah makan, dan bahagia. Hobinya update negara, nonton berita negara sembari ngoceh berisik memberikan solusi di depan tontonannya, seolah-olah presiden mendengarkannya. Ia hanyalah seorang kakek yang bahagianya adalah bertemu dan berkumpul dengan cucu-cucunya. Panggilan spesial darinya untuk cucu pertama adalah " totot" , katanya, karena bontot nggak jadi. "Sudah mamam belum, totot?" , selalu menjadi kalimat pertama yang diucapnya ketika bertemu cucu pertama. Tak jarang, ia memijit-mijit pundak cucunya sembari bernyanyi dengan lagu karangannya sendiri, mengajak jalan-jalan keliling kampung naik motor tuanya, bahkan, mengajak cucunya pergi ke sawah melihat indahnya alam yang Allah ciptakan, bersapa ramah dengan banyak petani yang semangat bekerja keras, serta menjelaskan komponen-komponen yang ada di sana. "Itu namanya traktor, totot, jadi kendaraan sawah buat ba...